Kumpulan Niat Doa Sholat Dan Puasa Pilihan

Bacaan Niat Doa Membayar Dan Menerima Zakat Fitrah Lengkap Arab Latin

Bacaan Niat Doa Membayar Dan Menerima Zakat Fitrah Lengkap Arab Latin - Mengeluarkan atau membayar zakat fitrah termasuk salah satu rukun Islam yang lima, yakni terdapat pada rukun ke tiga, hal ini tentu saja sangat penting dalam Islam untuk mensucikan diri, karena itu di sini akan kami sajikan untuk lafadz niat doa zakat fitrah.

Mengedalkan niat zakat fitrah tersebut bisa di khususkan untuk diri kita sendiri atau keluarga dan niat zakat fitrah buat orang lain misalnya untuk mewakili seseorang yang mewakilkan kepada kita, untuk itu lafadz bacaan niat zakat fitrah tersebut berbeda-beda bacaannya sesuai dengan yang memfitrahkannya, tetapi intinya sama saja yaitu bermaksud mengeluarkan zakat fitrah.

Ada beberapa bagian dari bab zakat di antaranya zakat yang wajib bagi setiap insan yaitu zakat fitrah yang wajib kepada semua insan, dan ada juga zakat mal atau (zakat harta) dimana sudah mencapai nisab zakat, yakni zakat yang harus di keluarkan ketika harta kita sudah mencapei batas nisob lalu di berikan kepada yang berhak menerima zakat, dan itupun masih terbagi batasannya tergantung mal yang kita hasilkan dari propesi apa, atau ada juga zakat profesi cara berniatnyapun tentu berbeda misalnya niat zakat simpanan atau niat zakat perniagaan, niat zakat pertambangan, lihat keterangan dan bagian zakat yang jelasnya pada kitab fiqih.

Bacaan Doa Tata Cara Niat Membayar Dan Menerima Zakat Fitrah

Sesuai dengan apa yang akan kita bahas di sini yakni bacaan niat zakat fitrah diri atau untuk membersihkan diri harus mengetahui dulu untuk waktu mengeluarkan zakat fitrah yaitu di laksanakan di bulan suci ramadhan biasanya di lakukan dari mulai tanggal 20 ramadhan hingga pas malam hari raya idul fitri atau selambat-lambatnya di laksanakan sebelum orang-orang selesai melaksanakan sholat ied,

Namun apabila membayar zakat fitrah tersebut di lakukan setelah selesai sholat ied itu tidak termasuk kepada membayar zakat fitrah melainkan termasuk pada sedekah biasa, makanya kita harus lebih tertib dan hati-hati dengan waktu ketika akan mengeluarkan zakat fitrah, dan ketahui dahulu untuk hukum zakat fitrah juga pengertian zakat fitrah berikut di bawah ini untuk lafadz bacaan niat zakat fitrah dalam bahasa arab latin dan artinya.

  • Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri :
Niat di bawah ini diucapkan oleh diri kita sendiri tanpa diwakilkan kepada orang lain, berikut bacaan lafadznya :

Dalam bahasa Arab

نَوَيْتُ اَنْ اُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِىْ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Dalam tulisan latin
NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'AN NAFSII FARDLOL LILLAAHI TA'AALAA

Artinya :
Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah pada diri saya sendiri, fardhu karena Allah Ta'ala

  •  Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Jika seorang suami ingin membacakan niat zakat fitrah untuk istrinya, maka lafadznya adalah sebagai berikut :

Dalam bahasa Arab

 نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِيْ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى


Dalam tulisan latin
NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'AN ZAUJATII FARDHOL LILLAATI TA'AALAA

   
Artinya :
    Saya niat mengeluarkan zakat fitrah atas istri saya fardhu karena Allah Ta'ala


  •  Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Bagi orang tua yang memiliki seorang anak laki-laki yang masih bayi, balita dan/atau mungkin belum bisa membaca niat zakat fitrah, maka bisa diwakilkan kepada orang tuanya. Dan berikut  adalah lafadz niatnya :

Dalam bahasa Arab

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِيْ... فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى


Dalam tulisan latin
 NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'AN WALADII (Sebutkan Nama Anaknya) FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA

   
Artinya :
    Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas anak laki-laki saya (sebut namanya) Fardhu karena Allah Ta’ala 


  •  Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Bagi orang tua yang memiliki seorang anak perempuan yang masih bayi, balita dan/atau mungkin belum bisa membaca niat zakat fitrah, maka bisa diwakilkan kepada orang tuanya. Dan berikut adalah lafadz niatnya :

Dalam bahasa Arab

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِيْ... فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Dalam tulisan latin
NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'AN BINTII (Sebutkan Nama Anaknya) FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA

   
Artinya :
    Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas anak perempuan saya (sebut namanya), fardhu karena Allah Ta’ala 


  •  Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Dalam bahasa Arab

 نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّىْ وَعَنْ جَمِيْعِ مَا يَلْزَمُنِىْ نَفَقَاتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Dalam tulisan latin
NAWAITU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI 'ANNII WA'AN JAMII'I MAA YALZAMUNII NAFAQOOTUHUM SYAR'AN FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA

 
Artinya :
    Saya niat mengeluarkan zakat atas diri saya dan atas sekalian yang saya diwajibkan memberi nafkah pada mereka secara syari’at, fardhu karena Allah Ta’aala.


Para pengunjung yang kami banggakan itulah tadi sekilas pembahasan mengenai lafadz niat zakat fitrah idul fitri lengkap arab, latin dan terjemahannya, itu semua bisa kita baca atau di laksanakan, pilih sesuai situasi kondisi yang ada pada posisi kita dan keluarga sesuai ketentuan zakat fitrah., semoga saja apa yang kami poshkan ini tentang pengertian zakat fitrah ada manfaatnya, mohon maaf bila mungkin ada kata yang kurang baik, sekian dan Terimakasih. Anda juga bisa melihat untuk artikel tentang bacaan niat mandi idul fitri

Bacaan Doa Niat Mandi Keramas Sunnah Idul Fitri dan Idul Adha Lengkap

Bacaan Doa Niat Mandi Keramas Sunnah Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha Lengkap - Ramadhan bulan penuh berkah dan penuh ampunan kini di tahun ini sebentar lagi akan segera berpisah, dan sebentar lagi kita akan memasuki hari raya idul fitri, untuk menyambut hari yang fitri mari kita sucikan hati ini dari sipat yang kotor menjadi bersih, begitu juga dengan mensucikan badan sebagaimana yang di sunahkan Rosululloh yakni melaksanakan mandi keramas malam idul fitri, berikut akan kami bahas mengenai bacaan niat dan tata cara mandi keramas idul fitri dan juga idul adha.

Ada beberapa bagian tentang mandi yang di haruskan/di anjurkan dalam hukum dari mulai mandi wajib dan mandi keramas sunnah, dalam tata cara pelaksanaannya antara mandi wajib dan mandi sunat sama saja yakni pertama berniat dan kedua membasuhi seluruh badan dengan air, namun tentu saja ada perbedaan antara mandi wajib dan mandi sunnat perbedaannya kalau mandi wajib di laksanakan ketika kita punya hadats besar maka hukumnya wajib melaksanakan mandi keramas.

Adapun untuk mandi keramas yang sunat di laksanakan di waktu-waktu sunat seperti misalnya keramas pada hari jum'at lalu hendak akan berangkat sholat jum'at, mandi keramas di awal mula ramadhan atau mandi keramas sebelum ramadhan, mandi keramas ketika hendak memasuki hari raya idul fitri dan idul adha, yakni mandi keramas sebelum sholat idul fitri dan mandi sunat sebelum idul adha, selain itu juga banyak lagi mandi keramas sunat lainnya yang hendak di laksanakan sesuai sunah Nabi SAW.

Bacaan Niat Mandi Keramas Sebelum Sholat Ied Atau Hari Raya Idul Fitri

Namun tentu saja di setiap sesuatu yang di kerjakan tergantung dengan apa yang di niatkannya, seperti umpama cara bermandi wajib dan mandi keramas sunat tentu saja berbeda dalam bacaan niatnya, begitu juga mengenai niat sholat idul fitri tentu saja memiliki bacaan niat tersendiri, sesuai dengan apa yang akan kami bahas pada artikel ini di bawah ini akan kami tuliskan untuk bacaan niat mandi keramas Idul Fitri dan juga bacaan niat mandi keramas Idul Adha, yang dilengkapi dengan bahasa arab, latin juga arti bacaannya dan di lengkapi dengan waktu pelaksanaannya.

niat mandi keramas Idul Fitri (sunah)

Dalam bahasa arab :


نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Dalam tulisan latin :

NAWAITUL GHUSLA LIYAUMI 'IIEDIL FITRI SUNNATAN LILLAAHI TA'ALAA

Artinya :

Sengaja saya mandi pada hari Raya Idul Adha Sunnah karena Allah Ta'ala

Niat Mandi Hari Raya Idul Adha (Sunah)

Dalam bahasa arab :

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ اْلاَضْحَى سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Dalam tulisan latin :

NAWAITUL GHUSLA LIYAUMI 'IIEDIL ADHAA SUNNATAN LILLAAHI TA'ALAA

Artinya :
"Sengaja saya mandi pada hari Raya Idul Adha Sunnah karena Allah Ta'ala"

Waktu pelaksanaannya :

Untuk waktu pelaksanaannya sebaiknya di laksanakan di waktu pagi hari sekitar jam 02:30 - jam 05:00 atau sebelum berangkat melaksanakan sholat sunat ied.

Dan untuk lebih detailnya silahkan bisa anda pelajari pada keterangan-keterangan dalam fikih, atau bisa bertanya langsung kepada ustadz yang ada di sekitaran tempat tinggal anda, dan itulah tadi sekilas pembahasan dari kami mengenai bacaan niat mandi keramas idul fitri Dan niat mandi idul adha, semoga saja ada manfaatnya dan mohon maaf dari segala kekurangannya, kami Al'fakir yang sedang belajar dan mempelajari mohon doanya. Sekian dan Terimakasih atas kunjungannya.

Bacaan Lafadz Niat Puasa Sunat Tarwiyah Dan Arafah Dzulhijjah

Bacaan Lafadz Niat Puasa Sunat Tarwiyah Dan Arafah Dzulhijjah - Puasa Arafah atau juga di sebut puasa sebelum idul adha yakni puasa sunat yang di awali pada tanggal satu dzulhijjah sampai dengan tanggal sembilan dzulhijjah jumlahnya sembilan hari, atau yang lebih utamanya pada tanggal delapan dan sembilan dzulhijjah, yang mana pada tanggal delapan di sebut puasa tarwiyah dan pada tanggal sembilan yaitu puasa arafah.

Dalam kesempatan kali ini Insya Allah akan kami bahas untuk bacaan niat puasa sunnah Dzulhijjah atau yang di sebut puasa sebelum idul adha, dan kapan waktu melaksanakan waktu puasa arafah, untuk menjawab pertanyaan kapan waktunya, sesuai dengan apa yang ada pada paragrap pertama yaitu puasa arafah di lakukan pada tanggal 9 dzulhijjah atau satu hari sebelum melaksanakan hari raya idul adha, yang mana hari tersebut merupakan hari dimana jemaah haji sedang melaksanakan wukuf di arafah.

Sebelum beranjak pada bacaan niat puasa sebelum idul adha atau niat puasa arafah perlu kita ketahui juga bahwa hukum dalam melaksanakan puasa arafah yaitu sunat muakkadah dalam artian puasa sunnah yang sangat di anjurkan untuk di laksanakan dan keutamaan puasa arafah sangatlah utama untuk di kerjakan, berikut di bawah ini akan kami tuliskan untuk bacaan niat puasa arafah dzulhijjah tanggal 1-7 dan pada tanggal 8-9 dzulhijjah sebelum hari esoknya melaksanakan sholat idul adha dan bacaan niat puasa ini di lengkapi dengan bahasa arab latin dan artinya.

Bacaan Lafadz Niat Puasa Sunat Tarwiyah Dan Arafah Dzulhijjah

Bacaan lafadz niat puasa tarwiyah pada tanggal satu hingga tanggal tujuh dzulhijjah
Dalam bahasa arab :

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الْحِجَّةِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Dalam tulisan latin :

NAWAITU SHAUMA SYAHRI DHILHIJJATI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALA

Artinya :
"Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala"

Bacaan Lafadz Niat Puasa Tarwiyah Tanggal delapan Dzulhijjah

Dalam bahasa arab :

نَوَيْتُ صَوْمَ التَّرْوِيَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Dalam tulisan latin :

NAWAITU SHAUMAT TARWIYATA SUNNATAN LILLAAHI TA'AALA

Artinya :
Saya niat puasa sunnah tarwiyah karena Allah Ta'ala

Bacaan Lafadz Niat Puasa Arafah Tanggal 9 Dzulhijjah

Dalam bahasa arab :

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Dalam tulisan latin :

NAWAITU SHAUMA 'AROFATA SUNNATAN LILLAAHI TA'AALA

Artinya :
Saya niat puasa sunnah arafah karena Allah Ta'ala

Dalam cara pelaksanaannya sama saja seperti melaksanakan puasa sunnah pada umumnya, dari mulai waktu berniatnya yaitu berawal waktu malam hingga siang hari sebelum waktu dzuhur, jika puasa dzulhijjah tersebut bermaksud untuk menunaikannya secara sempurna dalam sembilan hari maka laksanakanlah secara berturut-turut dari mulai tanggal satu hingga tanggal sembilan dzulhijjah makanya di katakan puasa sebelum idul adha.

Nah selesailah sudah sekilas artikel kami pembahasan mengenai bacaan niat puasa arafah, semoga apa yang kami sampaikan di atas ada manfaatnya, mohon maaf dari segala kekurangannya, semoga kita semua senantiasa di beri kesehatan dan kemampuan untuk melaksanakan puasa hari arafah dan puasa-puasa sunnah lainnya. Sekian dan terimakasih atas kunjungannya.

Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Belajar Lengkap Arab Latin dan Artinya

Lafadz Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Belajar Lengkap Arab Latin - Assalamu'alaikum Wr,Wb. Belajar pada umumnya merupakan suatu kewajiban yang jangan pernah untuk kita tinggalkan baik sejak kanak-kanak remaja dan juga dewasa karena pada hakikatnya hidup adalah belajar dan terus belajar hingga saat ajal menjemput kita sesuai dalam katerangan "belajarlah dari mulai kita lahir hingga ajalmu berakhir", yang dimkasud belajar tersebut yakni belajar dalam apa saja yang bersipat baik, terutama belajar mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan perbanyak ibadah/beramal baik.

Namun yang akan kami tulis dibawah ini sebuah doa yang di khususkan biasanya untuk belajar dalam mencari ilmu agama atau juga mencari ilmu umum dalam artian belajar apa saja yang sekirana baik dan bermaslahat, misalnya ketika akan belajar di pesantren, doa mau belajar di sekolah atau di tempat-tempat pengajian umum maka hendaklah mendahulukan membaca doa memintalah yang terbaik kepada Allah SWT agar di mudahkan, diberikan faham dalam segala hal belajar dengan apa yang kita pelajari.

pada kesempatan ini kami akan membahas dan akan menuliskan untuk bacaan doa sebelum belajar dan doa sesudah belajar di sekolah atau di pesantren di kumpulkan dalam kumpulan doa sebelum belajar sesuai sunnah, di tulis secara lengkap dalam tulisan arab, latin dan juga artinya, dari itu dengan doa sebelum belajar juga menjadikan sebuah adab atau tatakrama yang baik kita ketika hendak akan belajar, sehingga tidak gegabah dalam belajarnya. berikut bacaan do'anya.

Lafadz Bacaan Doa Sebelum dan Sesudah Belajar Lengkap Arab Latin

Bacaan Doa sebelum belajar :

يَارَبِّ زِدْنِىْ عِلْمًا وَارْزُقْنِىْ فَهْمًا
اَللهُمَّ اخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهْمِ وَاَكْرِمْنَا بِنُوْرِالْفَهْمِ وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَتِكَ وَسَهِّلْ لَنَآ اَبْوَابَ فَضْلِكَ يَآ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

ALLOOHUMMA AKHRIJNAA MIN DZULUMAATILWAHMI WA AKRIMNAA BINUURIL FAHMI WAFTAH'ALAINAA BIMA'RIFATIKA WASAHHIL LANAA ABWAABA FADL-LIKA YA ARHAMAR ROOHIMIINA

Artinya :
"Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rizqi akan kepahaman.
Ya Allah, keluarkanlah kami dari kegelapan prasangka muliakanlah kami dengan cahaya kepahaman, bukakanlah pengertian ilmu pada kami dan bukakanlah untuk kami pintu-pintu anugerah-Mu, wahai Dzat yang paling penyayang".


Bacaan Doa sesudah belajar :

اَللهُمَّ اِنِّى اَسْتَوْدِعُكَ مَاعَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ اِلَىَّ عِنْدَ حَاجَتِىْ وَلاَ تَنْسَنِيْهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

ALLOOHUMMA INNII ASTAUDI'UKA MAA 'ALLAMTANIIHI FARDUD-HU ILAYYA 'INDA HAAJATII WA LAA TANSANIIHI YAA ROBBAL 'ALAAMIINA

Artinya :
"Ya Allah! sesungguhnya aku menitipkan kepada Engkau ilmu-ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan kembalikanlah kepadaku sewaktu aku butuh kembali dan janganlah Engkau lupakan aku kepada ilmu itu wahai Tuhan seru sekalian alam".

Bacaan doa sebelum belajar dan selepas belajar yang kami tulis diatas merupakan salah satu bacaan doa mau belajar yang cukup singkat agar mudah dan gampang untuk di fahami lalu di hafalkan dan diamalkan, dan masih ada lagi bacaan-bacaan doa lainnya yang mesti kita amalkan ketika hendak akan belajar.

Setelah kita menghafal doa belajar diatas alangkah baiknya jika kita terapkan kepada anak atau siapa saja dari keluarga kita yang masih di meja belajar pendidikan awal atau dasar untuk senantiasa dihafalkan dan di biasakan sejak kecil sehingga setelah dewasa nanti mereka akan mersa terbiasa dengan berdoa, semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat sekian dan terimakasih.

Doa dan Niat Sholat Sunat Fajar Qobliyah Subuh Lengkap Cara Mengerjakan

Doa dan Niat Sholat Sunat Fajar Qobliyah Subuh Lengkap Cara Mengerjakan - Para pengunjung yang kami hormati dan saya banggakan, Alhamdulillah dalam kesempatan ini kita bisa kembali lagi bersama dalam belajar dan mempelajari tata cara, niat, sholat, pidato DLL pada pembahasan artikel lain, yang akan kita pelajari disini yaitu tentang Tata Cara Sholat Sunnat Fajar Ataupun Sholat Sunnah Qobliyah Shubuh, karna itu  sangat dianjurkan oleh Rosululloh SAW.

Di antara shalat-shalat sunnah, ada shalat sunah yang memiliki keutamaan yang tak ternilai harganya. Dua rakaat yang memiliki keutamaan, sampai-sampai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkannya. Sebuah amalan ringan, namun sarat pahala, yang tidak selayaknya disepelekan seorang hamba. Amalan tersebut adalah dua rakaat shalat sunnah sebelum subuh atau disebut juga shalat sunnah fajar atau sholat sunat qabliyah shubuh, baca juga untuk doa qunut pada artikel terkait yang telah kami sediakan.

Dikisahkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata :

لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنْ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيْ الْفَجْر

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah melakukan satu shalat sunnah pun yang lebih beliau jaga dalam melaksanakannya melebihi dua rakaat shalat sunnah subuh.” (HR Bukhari 1093 dan Muslim 1191). Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan : “ Ketika safar (perjalanan), Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap rutin dan teratur mengerjakan shalat sunnah fajar dan shalat witir melebihi shalat-shalat sunnah yang lainnya. Tidak dinukil dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau melaksankan shalat sunnah  rawatib selain dua shalat tersebut selama beliau melakukan safar (Zaadul Ma’ad I/315)

Cara Mengerjakan Shalat Sunnah Fajar Dan Qobliyah Subuh

Keutamaan shalat sunnah subuh ini secara khusus juga disebutkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Artinya : 
 “Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.”(HR. Muslim725).
Lihatlah saudaraku, suatu keutamaan yang sangat agung yang merupakan karunia Allah bagi hamba-hamba-Nya. Tidak selayaknya seorang hamba melewatkan kesempatan untuk dapat meraihnya.

Di antara petunjuk dan contoh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam melakukan dua rakaat shalat sunnah subuh adalah dengan meringankannya dan tidak memanjangkan bacaannya, dengan syarat tidak melanggar perkara-perkara yang wajib dalam shalat. Hal ini ditunjukkan oleh kisah berikut :

عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ حَفْصَةَ أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ مِنْ الْأَذَانِ لِصَلَاةِ الصُّبْحِ وَبَدَا الصُّبْحُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تُقَامَ الصَّلَاةُ
Artinya :
 Dari Ibnu Umar, beliau berkata bahwasanya Hafshah telah menceritakan kepadanya bahwa dahulu bila muadzin selesai mengumandangkan adzan untuk shalat subuh dan telah masuk waktu subuh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat sunnah dua rakaat dengan ringan sebelum melaksanakan shalat subuh.( HR Bukhari 583).
Diceritakan juga oleh ibunda ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha :

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ بَيْنَ النِّدَاءِ وَالْإِقَامَةِ مِنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ

Artinya :
“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat dua rakaat ringan antara adzan dan iqamat shalat subuh.”(HR. Bukhari 584)
‘Asiyah radhiyallahu ‘anha juga menjelaskan ringannya shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan menyatakan :

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُخَفِّفُ الرَّكْعَتَيْنِ اللَّتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الصُّبْحِ حَتىَّ إِنِّيْ لأَقُوْلُ : هَلْ قَرَأَ بِأُمِّ الْكِتَابِ؟

Artinya :
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meringankan dua rakaat shalat sunnah subuh sebelum shalat fardhu Subuh, sampai-sampai aku bertanya : “Apakah beliau membaca surat Al-Fatihah?” (HR Bukhari 1095 dan Muslim 1189)

Hadits-hadits di atas menunjukkan sunnahnya memperingan shalat ketika melaksanakan shalat sunnah qabliyah subuh. Tentu saja yang dimaksud meringankan shalat di sini dengan tetap menjaga rukun dan hal-hal yang wajib dalam shalat

Terdapat beberapa hadits yang menyebutkan bacaan surat yang biasa dibaca Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah membaca surat Al Fatihah dalam shalat sunnah subuh.
Pertama. Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu yang berbunyi :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ فِي رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

Artinya :
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca dalam dua rakaat shalat sunnah subuh surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas” (H.R Muslim 726)
Kedua. Hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang berbunyi :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ فِي الْأُولَى مِنْهُمَا قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا الْآيَةَ الَّتِي فِي الْبَقَرَةِ وَفِي الْآخِرَةِ مِنْهُمَا آمَنَّا بِاللَّهِ وَاشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ

Artinya :
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam dua rakaat shalat sunnah subuh membaca ayat  قُولُواْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا  (Al Baqarah 136) pada rakaat pertama  dan membaca  آمَنَّا بِاللّهِ وَاشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ  (Ali Imran 52) pada rakaat kedua” ( HR. Muslim 727).

Ketiga.Hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang berbunyi :

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَالَّتِي فِي آلِ عِمْرَانَ تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ

Artinya :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam dua rakaat shalat sunnah subuh membaca firman Allah :

 
قُولُواْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا   (Al Baqarah 136)
dan membaca  
تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ   (Ali Imran 64)” (HR. Muslim 728).

Ringkasnya, ada tiga jenis variasai yang biasa dibaca Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam shalat sunnah subuh, yaitu :
  1. Rakaat pertama membaca surat Al Kafirun dan rakaat kedua membaca surat Al Ikhlas
  2. Rakaat pertama membaca  ayat dalam surat Al Baqarah 136 :

    قُولُواْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالأسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَى وَعِيسَى وَمَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمْ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ

    Rakaat kedua membaca ayat dalam surat Ali Imran 52  :

    فَلَمَّا أَحَسَّ عِيسَى مِنْهُمُ الْكُفْرَ قَالَ مَنْ أَنصَارِي إِلَى اللّهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللّهِ آمَنَّا بِاللّهِ وَاشْهَدْ بِأَنَّا
     مُسْلِمُونَ
  3. Rakaat pertama membaca ayat dalam surat Al Baqarah 136 : 

  4. ولُواْ آمَنَّا بِاللّهِ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنزِلَ إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالأسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَى وَعِيسَى وَمَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِن رَّبِّهِمْ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ

    Rakaat kedua membaca ayat dalam surat Ali Imran ayat 64 :

    قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْاْ إِلَى كَلَمَةٍ سَوَاء بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلاَّ نَعْبُدَ إِلاَّ اللّهَ وَلاَ نُشْرِكَ بِهِ شَيْئاً وَلاَ يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضاً أَرْبَاباً مِّن دُونِ اللّهِ فَإِن تَوَلَّوْاْ فَقُولُواْ اشْهَدُواْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ

Itulah beberapa ayat yang biasa dibaca Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam shalat sunnah subuh. Namun demikian tetap dibolehkan juga membaca selain ayat-ayat di atas.

Demikian sekilas pembahasan dari kami mengenai Doa Shalat Fajar Dan Qobliyah Subuh, mohon maaf bila ada kesalahan maklum kami seorang yang sedang belajar yang tentu tidak luput dari kesalahan, untuk itu marilah kita bersama-sma mempelajari dan saling meluruskan, Sekian dan terimakasih.

Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Sunat Atau Wajib Menurut Sunah

Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Sunat Atau Wajib Menurut Sunnah - adalah salah satu keutamaan Sunnah dalam melaksanakan Sholat yang di bacakan setelah selesai Takbirotul ikhrom dan sebelum memulai kepada bacaan surat Al-Fatihah hendaklah membaca bacaan doa iftitah secara benar dan tartil, Adapun untuk Hukum Membaca Doa Iftitah ini adalah Sunah untuk seorang Imam maupun Makmum ketika Shalat Sendiri atau secara Berjamaah dan jika ditinggalkan atau tidak dibaca maka tidak apa – apa tidak perlu melakukan sujud sahwi.

doa iftitah dan artinya

Dan Bacaan Doa Iftitah ini disunahkan jika terpenuhi 5 syarat sebagaimana telah disebutkan dalam kitab Bujairimi ‘Alal Khatib yg antara lain, Shalat yg dilakukan oleh seseorang Muslim bukan di dalam Shalat Jenazah, Tidak takut habis waktu yg dihitung shalat-nya, Tidak takut salah atau luput sebagian Surat Al Fatihah (Untuk Imam), Tidak mendapati imam pada bukan berdiri, Belum masuk ketika membaca Ta’awwudz atau basmalah, baik itu dengan disengaja ataupun lupa.

Nah sedangkan untuk Keutamaan Bacaan Doa Iftitah jika melihat dari artian bacaan Surat Ifititah sendiri ialah supaya tidak melakukan kesalahan kemudian jika kita melakukannya maka bersihkanlah darinya dan hilangkanlah bekas – bekasnya dg kesucian sehingga hati kita bisa melewati proses pembersihan yg sempurna. Untuk Bacaan Doa Iftitah dan artinya Doa Iftitah lengkap dg artian Bahasa Indonesia sudah kami sajikan dibawah ini.

Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Sunat Atau Wajib Menurut Sunnah

Dalam tulisan Arab :

Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Sunat Atau Wajib Menurut Sunnah

Dalam tulisan latin :



Untuk Artian Doa Iftitah dalam Bahasa Indonesia adalah, :

" Alloh Maha Besar lagi Sempurna kebesarannya, segala puji bagi-nya dan Maha Suci Alloh sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kpd Dzat yg menciptakan langit dan bumi dg keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya Shalat-ku, Ibadah-ku, Hidup-ku dan mati-ku semata-mata hanya untuk Alloh seru sekalian alam. Tidak ada sekutu baginya dan dg itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagi-nya. dan aku dari golongan orang muslimin ”.


Itulah tadi sekilas pembahasan tentang Niat Doa Iftitah dan Terjemahan dalam latin dan Artian Bahasa Indonesia yang bisa saya sampaikan kpd anda sehingga kita bisa dengan mudah untuk dipelajari dan dihafalkan dirumah untuk diamalkan disetiap Shalat anda. Mungkin cukup sudah perjumpaan kali ini dan semoga artikel ini bisa memenuhi kebutuhan anda dan semoga juga dapat bermanfaat pula buat anda dan buat kita semua. Sekian dan terimakasih. Baca juga untuk Doa Qunut Sholat Shubuh pada artikel terkait.

Doa Naik Kendaraan Darat Laut Udara Dalam Bahasa Arab Latin Dan Artinya

Doa Naik Kendaraan Darat Laut Udara Dalam Bahasa Arab Latin Dan Artinya - sangatlah penting bagi kita sebaagai umat muslim ketika bermaksud akan bepergian yang menggunakan kendaraan apa saja ataupun yang akan pergi dengan berjalan kaki sebaiknya hendaklah membaca doa terlebih dahulu sebelum melangkahkan kaki untuk berangkat, yang akan kita bahas disini yaitu doa ketika mau bepergian yang menggunakan kendaraan yakni bacaan doa ketika naik kendaraan dan artinya.

Dalam sebuah kisah dari Ali bin Robi’ah, Rasulullah saw. ketika menaiki kendaraan mengucapkan, “Bismillah“. Saat berada di atas kendaraanya beliau berkata, “Alhamdulillah“ lalu  beliau membacakan doa naik kendaraan.

Setelah selesia membacakan doa ketika naik kendaraan lalu membaca takbir sebanyak 3 kali. Dan sebelum berangkat sebaiknya di dahului dengan sholat hajat khusus sebelum berpergian. Nah disini kita lantunkan doa bepergian dan naik kendaraan darat menurut islam yang lengkap di tulis dalam teks arab dan latin juga tersedia terjemahannya.

Bacaan Doa Ketika Naik Kendaraan Lengkap Dengan Artinya Menurut Sunnah

Dalam bahasa arab:

اَلْحَمْدُ لِلهِ (سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَـهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ)
اَلْحَمْدُ لِله اَلْحَمْدُ لِلَّهِ اَلْحَمْدُ لِله ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ ،
سُبْحَانَكَ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْلِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ .

Dalam bahasa latin:

Alhamdulillah, Subhanalladzii sakhoro lanaa hadza wamaa kunna lahu muqriniin, wa inna ilaa rabbana lamunqalibuun. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Subhanaka innii dzolamtu nafsii faghfirlii fa innahu laa yaghfirud dzunuba illa Anta -

Artinya:
"Segala puji hanya milik Allah, ( Maha Suci Rabb yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, sedangkan sebelumnya kami tidak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami (di hari Kiamat). Segala puji hanya milik Allah, Segala puji hanya milik Allah, Segala puji hanya milik Allah, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Mahasuci Engkau, Ya Allah. Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau." 

Demikian pembahasan mengenai Doa Naik Kendaraan Menurut Sunnah, semoga bermanfaat dan senantiasa bisa mengamalkannya, mohon ma'af bila ada yang salah, mungkin itu karena kebodohan kami insan yang dho'if.
Wallohu a'lam.